Beranda > Informasi
Pembentukan Masyarakat Peduli Asli
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Patrialis Akbar berkenan menyematkan PIN kepada perwakilan Masyarakat Peduli asli dari siswa Pelajar SMU, Mahasiswa Perguruan Tinggi baik Swasta maupun Negeri, dan perwakilan profesional, yang berjumlah 6 orang. Diharapkan, mulai saat itu, para perwakilan masyarakat dapat mensosialisasikan anti pemalsuan dan mengajak masyarakat luas untuk berhenti menggunakan barang palsu.
Sosialisasi Anti Pemalsuan juga di lakukan dengan upaya memberi informasi kepada masyarakat luas, melalui situs Peduli Asli (www.peduliasli.com), yang diluncurkan oleh Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar.
Peluncuran situs www.peduliasli.com, dengan menekan tombol pada laptop, yang di tampilkan pada screen,secara online. Acara kemudian dilanjutkan dengan penanda tanganan komitmen, diawali oleh Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar, yang selanjutnya diikuti oleh para perwakilan masyarakat, dan para undangan lainnya.
Pembentukan komunitas Masyarakat Peduli Asli tersebut, diselenggarakan pada
Kampanye Nasional HKI oleh Tim Nasional Penanggulangan Pelanggaran Hak Kekayaan
Intelektual (TIMNAS PPHKI) bekerjasama dengan Masyarakat Indonesia Anti
Pemalsuan (MIAP) di akhir tahun 2009, bertempat di Sasono Mulyo 1, Hotel Le
Meridien, Jakarta.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Patrialis Akbar berkenan menyematkan PIN kepada perwakilan Masyarakat Peduli asli dari siswa Pelajar SMU, Mahasiswa Perguruan Tinggi baik Swasta maupun Negeri, dan perwakilan profesional, yang berjumlah 6 orang. Diharapkan, mulai saat itu, para perwakilan masyarakat dapat mensosialisasikan anti pemalsuan dan mengajak masyarakat luas untuk berhenti menggunakan barang palsu.
Sosialisasi Anti Pemalsuan juga di lakukan dengan upaya memberi informasi kepada masyarakat luas, melalui situs Peduli Asli (www.peduliasli.com), yang diluncurkan oleh Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar.
Peluncuran situs www.peduliasli.com, dengan menekan tombol pada laptop, yang di tampilkan pada screen,secara online. Acara kemudian dilanjutkan dengan penanda tanganan komitmen, diawali oleh Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar, yang selanjutnya diikuti oleh para perwakilan masyarakat, dan para undangan lainnya.
Pembentukan komunitas Masyarakat Peduli Asli tersebut, diselenggarakan pada
Kampanye Nasional HKI oleh Tim Nasional Penanggulangan Pelanggaran Hak Kekayaan
Intelektual (TIMNAS PPHKI) bekerjasama dengan Masyarakat Indonesia Anti
Pemalsuan (MIAP) di akhir tahun 2009, bertempat di Sasono Mulyo 1, Hotel Le
Meridien, Jakarta.
